Kalian semua pasti memiliki sebuah impian kan ? dan tentu saja impian itu pun tidak jauh diikuti oleh sebuah keyakinan . Kadang orang yang memiliki impian itu dan menjalankannya sepenuh tenaga dengan sebuah keyakinan pasti akan membuahkan sebuah hasil yang sangat bermakna dan memuaskan , dan ada pula seorang yang mempunyai mimpi dan mereka menyerah untuk mengejar mimpi tersebut dan berakhir dengan penyesalan . Tetapi kalian ingat "penyesalan pasti akan datang terakhir apabila kalian salah dalam mengambil sebuah keputusan dan melenceng dari sebuah keyakinan"
Saya sendiri seperti manusia manusia biasa yang pasti memiliki impian dan pasti tidak jauh dari keyakinan diri saya sendiri , sorry kalo cerita cerita dikit dari sebuah pengalaman yang saya ambil dari pengalaman diri sendiri yang mungkin adalah pengalaman yang boleh dikatakan dengan "tidak terduga"
Pada saat saya menginjak kelas 3 Smp tepatnya masih berumur 15 tahun , pendidikan saya sudah menginjak semester 2 Smp dan saya akan di temui oleh sebuah ujian yaitu Ujian Nasional , pada saat itu saya jalani dengan santai bisa digolongkan saya ini adalah seorang yang dengan golongan kepintaran menengah ( lumayankan ga bawah bawah juga ) saya jalani pendidikan Smp itu dengan santai tidak terlalu terbebani Oleh UN karena jujur saja disaat waktu waktu UN saya masih menyempati waktu Untuk bermain Play Station & masih active dalam suatu Extra Kulikuler BasketBall , memang Orang Tua saya sudah melarang saya berapa kali untuk lebih menambah waktu belajar dari pada bermain disaat akan menempuh Ujian Nasional , tapi saya hanya berkata Iya saja untuk mempercepat pembicaraan tersebut { Jangan Di Tiru } . Selang waktu saya telah berhasil melewati Ujian Nasional Tersebut dan tinggal menunggu hasil untuk meneruskan ke jenjang SMA , selagi menunggu beberapa minggu untuk mendapatkan hasil tersebut saya seperti mempunyai kesempatan dikarenakan beban yang selama ini tersimpan sekarang sudah beres dan saya sudah merasa plong , saya berniat untuk focus kembali ke BasketBall saya giat dan terus menerus berlatih hingga pada saat itu yang mungkin menjadi hari yang tidak terduga tepatnya tanggal 29 july 2012 hari minggu , pada pagi tersebut saya sudah bersiap siap untuk melaksanakan latihan BasketBall dikarenakan Tournament Charets Cup sudah di depan mata , saya dengan tergesa gesa pergi ke Sabuga , dari pagi pun saya sudah merasa ada yang janggal di pagi hari itu , latihan pun dimulai .... semangat saya pada hari itu berbeda dengan sewaktu latihan sebelum sebelumnya , boleh dikatakan hari itu adalah "Unlucky Day" tetapi walaupun begitu saya menikmati latihan tersebut ....
Tidak terasa waktu sudah menunjukan jam 12:00 dan itu waktunya saya untuk pulang dikarenakan latihan pun sudah beres . Saya pun pulang langsung karena badan terasa seperti ditimpuk oleh ribuan batu rasanya celekittt..... pegal pegal .... saya pulang bersama teman saya ke rumah . Sesampai dirumah saya langsung ganti pakaian dan segera berbaring untung menghela nafas dan merasa lega karena sudah berada di rumah ..... dan saya melihat ke dapur cuman ada sebutir telur dan sebungkus mie goreng , kebetulan di rumah saya tidak ada siapa siapa dikarenakan keluarga sedang pergi ke rumah Nenek . Saya sangat lapar dan sangat ingin menyantap makanan tersebut , akan tetapi teman saya menanyakan apakah ada makanan untuk dia santap karena dia sangat kelaparan , terlihat dari wajahnya yang sudah menahan lapar dengan bercucuran keringat dingin , saya tidak tega melihatnya dan lebih baik mengalah untuk memberikan sebutir telur dan sebungkus mie goreng tersebut kepada teman saya sedangkan saya lebih baik kembali berbaring untuk istirahat sejenak mengisi tenaga kembali , waktu sudah menunjukan jam 13:00 bunyi telfon berdering , saya angkat dan ternyata itu adalah teman saya yang mengajak saya untuk berlatih kembali di lapangan SMP , memang saya merasa tidak enak perasaan pada hari itu tapi apa daya .... ? perasaan itu pun hanyut terkalahkan oleh Nafsu Hobi , saya pun segera pergi untuk berlatih kembali di SMP .
Sesampai Di SMP ....
disana saya berlatih dengan penuh semangat saya memberi motivasi pada teman teman dengan berteriak "GERAK GERAK , USAHA USAHA , APABILA KALIAN USAHA KALIAN AKAN MENCAPAI IMPIAN KALIAN , JANGAN PERNAH PATAH SEMANGAT DENGAN SATU KEKALAHAN......" mendengar teriakan itu teman teman saya langsung sangat bersemangat berlatih untuk menghadapi tournament Charest Cup saya sangat senang dengan semangat tersebut dan merasa berhasil untuk membangkitkan semangat mereka .
Latihan berjalan sempurna , semua yang sudah berlatih langsung segera pulang , dan di SMP tinggal menyisakan saya dan teman yang dibonceng oleh saya dan satu orang teman SMP , kami menyempatan berfoto foto ( iseng sih buat DP BBM ceritanya mah )
Waktu sudah menunjukan jam setengah 3 , saya pun bergegas pulang dan saya ingat bahwa saya belum makan dari sejak pagi , tapi apa daya melihat isi dompet pun hanya bersisa 2 ribu itu pun hanya cukup untuk makan gorengan 4 biji . saya pun segera pulang dengan membawa motor memboncengi teman saya , saya tidak menduga akan mendapatkan kejadian ini , saat melewati jalan Padjajaran saya tidak menyangka entah saya terlalu lelah dan dicampuri lapar sehingga saya menabrak sebuah mobil Jeep , saya disana saya tidak sadar karena tabrakan itu cukup keras dan saya hanya bisa mendengar suara orang orang yang menyebut "Bawa Ke RSHS bawa Ke RSHS" dan disana saya menyadari saya sudah mengalami kecelakaan bersama teman saya . saya dan teman saya dibawa ke RSHS , hati saya berkata "ya Tuhan Terimakasih engkau telah berikan kehidupan kepada saya apapun hasilnya saya serahkan kepada engkau" . Sesampai di rumah sakit saya di tangani langsung oleh beberapa Dokter dan Suster , saya tidak menyadari apa yang telah terjadi pada saya dan teman saya dan bagai mana keadaan saya dan teman saya . Pada saat itu yang saya ingat hanya dimana dan bagaimana keadaan teman saya .....
seketika dokter menangani saya , saya diberitahu bahwa saya mengalami patah tulang Betis dan pendarahan di kaki ... "Ya Tuhan ......" terpaksa saya harus melewati beberapa Oprasi untuk menyatukan tulang yang patah itu kembali ...
dan disanapun saya baru tersadar saya akan menghadapi Kompetisi BasketBall dan Hobi terhadap Basketball itupun sudah saya senangi dan saya tekuni tapi ... dengan kejadian ini saya sadar bahwa impian saya telah hancur ... dan kompetisi itu telah gagal bagi saya ... saya menangis impian yang selama ini saya kejar ternyata hancur dikarenakan kejadian ini ....
Saya dirawat selama 1 minggu setengah dengan 1 oprasi pemasangan pen di tulang agar tulang tertopang oleh pen tersebut dan segera menyatu ...
saat rawatan berlangsung saya masih dalam keadaan Shock dan saya terus menerus menangis atas kejadian yang menimpa saya ini ...
tiba tiba ibu saya yang biasa dipanggil "mamah" berkata : "masih ada masa depan yang harus kamu raih jangan patah semangat dengan suatu kekalahan yang terjadi , bukan kah Tuhan telah menentukan apa yang akan menjadi impian hidup kita , walaupun impian kita hancur pasti Tuhan telah memberikan jalan yang terbaik untuk kita"
disana saya berfikir dan saya merenung , saya beruntung masih dapat bernafas dan masih untung dapat melihat keluarga saya , perkataan ibu sangat menyentuh hati sehingga membuat saya kembali bersemangat dan berpegang kuat terhadap kata kata "God Bless Me"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar